Dua Pelaku Curas Berhasil di Bekuk Polsek Belitang ll Polres OKU Timur

Martapura – Polsek Belitang ll Polres OKU Timur berhasil mengamankan dua pelaku Pencurian dengan Kekerasan (Curas) di wilayah hukumnya.

Kapolres OKU Timur Dwi Agung Setyono SIK MH didampingi Kapolsek Belitang II AKP Aston L. Sinaga, SH melalui Kasi Humas Polres AKP H. Edi Ariyanto membenarkan telah mengamankan dua pelaku Curas di wilayah hukum Polsek Belitang ll.

Kedua pelaku tersebut bernama Darno (36) dan Pekiyono (29) sama sama warga Desa Raman Jaya, Kecamatan Belitang II, Kabupaten OKU Timur.

AKP Edi mengatakan, kejadian berawal saat Yulian (22) warga Desa Cahya Negeri, Kecamatan Semendawai Suku III, OKU Timur melintas di depan warung pinggir jalan raya Desa Raman Jaya Kecamatan Belitang II, menggunakan sepeda motor.

Kemudian, korban dipanggil oleh salah seorang pelaku, korban mengira bahwa yang memanggil tersebut merupakan orang yang ia kenal lalu menghentikan kendaraannya.

“Namun saat didekati ternyata orang yang memanggil tersebut tidak dikenal oleh korban, kemudian salah seorang pelaku meminjam korek api dan langsung meminta uang Rp 100 ribu lalu dijawab Korban, “ga ada“, pelaku pun langsung merogoh kantong sweater dan kantong celana korban,” ujar AKP Edi Sabtu, (8/4/2023).

Lanjut Edi, merasa ketakutan korban berusaha meninggalkan para pelaku dengan menghidupkan kendaraannya, namun pelaku terlebih dahulu merampas kunci kontak motornya tersebut.

“Salah seorang pelaku mengangkat bajunya dan menunjukkan sebilah pisau yang terselip dipinggangnya sambil berkata “nak melawan kau“. Merasa terancam korban pun memberikan uang yang berada dikantong celana belakang sebelah kiri sebesar Rp 50 ribu,” terangnya.

Tak hanya itu, para pelaku masih meminta agar ditambahi, lalu memeriksa kantong celana belakang sebelah kanan dan berhasil mendapatkan uang Rp 50 ribu lagi.

“Karena tak cukup, para pelaku kembali merogoh seluruh kantong celana korban, akhirnya mereka berhasil merampas seluruh uang korban hingga Rp 680 ribu,” jelasnya.

Karena dibawah ancaman, akhirnya korban pun menyerah dan berkata “ambeklah galo“, lalu berlari menjauhi para pelaku bahkan meninggalkan sepeda motor kesayangannya.

Tak lama, berselang lima menit kemudian, korban kembali ke TKP dan melihat pelaku sudah tidak ada lagi.

Beruntungnya sepeda motor berikut kunci kontaknya tidak ikut raib dan ditinggalkan oleh kedua pelaku pemalakan itu.

Kemudian, korban langsung menghubungi saudara kandungnya yang bernama Febriyono via telepon dan menceritakan peristiwa yang dialaminya.

“Febriyono mengajak ayahnya Kasmaji untuk menemui korban. Setelah keduanya bertemu korban, lalu Febriyono menghubungi Kapolsek Belitang II,” ucapnya.

Mendapat informasi tersebut, Kapolsek Belitang II AKP Aston L. Sinaga, SH memerintahkan anggota piket dan anggota Unit Reskrim mendatangi TKP, lalu mengarahkan korban beserta kedua saksi Ke Polsek Belitang II untuk melaporkan peristiwa tersebut untuk ditindaklanjuti.

Usai menerima laporan selanjutnya hasil olah cek Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan hasil Interogasi korban, dengan bermodalkan tentang ciri-ciri para pelaku berikut pakaian yang dikenakan.

“Selanjutnya, pada Jumat,(7/4) sekitar pukul 21.30 Wib, Kapolsek Belitang II AKP Aston, memerintahkan Kanit Reskrim AIPTU Beni Eko Susilo bersama anggota Opsnal Unit Reskrim untuk melakukan penyelidikan, hasil lidik di lapangan diperoleh baket bahwa ada indikasi yang diduga pelaku,”pungkasnya.

Berselang dua jam, para pelaku akhirnya berhasil diringkus oleh aparat Polsek Belitang ll tak jauh dari TKP, tepatnya di Desa Sumber Jaya Kecamatan Belitang II.

“Kini kedua pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan dan hasil Interogasi awal keduanya mengakui perbuatan mereka. Namun, sebagian uang hasil rampasan milik korban telah dibelikan makanan bersama dengan dua orang teman pelaku,” tutupnya.